INDAHNYA CINTA DALAM BALUTAN ISLAM
KARYA :
HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY
Image : tokopedia.com
IDENTIAS:
JUDUL BUKU : Ayat-ayat cinta
PENGARANG : Habiburrahman El Shirazy
PENERBIT :
Republika
TAHUN TERBIT : 2004
TEBAL BUKU : 20,5 x 13,5 cm
KOTA TERBIT : Jakarta
Ø
Sinopsis :
Novel ini
bercerita tentang kisah percintaan yang dibalut dalam ajaran-ajaran islaminya
yang sangat kental. Kisah berawal dari seorang
mahasiwa Universitas Al-Azhar, Mesir yang bernama
Fahri bin Abdulah Sidiq.
Fahri
tinggal bersama keempat temannya yang berasal dari
Indonesia. Mereka tinggal di apartement
sederhana. Mereka mempunyai tetangga yang sangat
baik dan akrab dengan mereka, yaitu keluarga Tuan Boutros. Tuan Boutros
mempunyai istri bernama Madame Nahed, dan dua orang anak yaitu Maria dan
Yousef. Keluarga Tuan Boutros adalah keluarga kristen koptik yang sangat taat.
Putri sulung mereka yang bernama Maria
ia merupakan gadis yang menyukai Al-Qur’an bahkan ia menghafal beberapa ayat
Al-Qur’an diantaranya surat Maryam yang membuat dirinya bangga.
Suatu
hari Fahri pergi ke Subra El-Kaima, untuk talaqqi pada
Syaikh Utsman Abdul Fattah. Ia pergi naik metro dan disitulah awal Fahri
bertemu denga perempuan bercadar yang bernama Aisha, yang merupakan gadis asal
Jerman yang sedang studi di Mesir.
Fahri
juga memiliki tetangga yang sangat galak
dan kasar yakni keluarga Bahadur, Bahadur memiliki putri bernama Noura. Noura
selalu mendapat siksaan dari Bahadur. Fahri yang mengetahuinya
langsung meminta bantuan Maria agar bisa menolong Noura dari Bahadur. Karena
hal itu Maria gadis kristen Koptik yang mengagumi Al-Qur’an seketika langsung
jatuh cinta kepada Fahri. Maria hanya bisa mencurahkan isi hatinya dalam buku
diarynya.
Sebenranya
Fahri menaruh hati pada gadis yang bernama
Nurul. Nurul merupakan anak seorang Kyai terkenal dan Nurul juga merupakan
mahsiswa Al-Azhar. Akan tetapi rasa minder yang hanya anak keturunan petani
membuatnya tidak pernah mengungkapkan perasaannnya pada Nurul. Padahal Nurul
juga menaruh hati pada Fahri tetapi Nurul tidak sanggup mengungkapkan
perasaannya.
Lalu
muncullah Aisha, si mata indah yang menyihir Fahri sejak sebuah kejadian di
Metro, saat Fahri membela islam dari tuduhan kolot dan kaku. Aisha jatuh cinta
pada Fahri dan Fahri juga tidak bisa membohongi hatinya.
Mereka
berdua menikah dan hidup bahagia. Beberapa bulan
kemudian Aisha dinyatakan mengandung. Tak lama kemudian Fahri
mendapat kabar kalau Maria koma., malapetaka datang menghampiri rumah tangga
mereka. Noura menuduh Fahri telah menghamilinya. Semua orang
tahu bahwa itu adalah fitnah. Akhirnya Fahri diseret dan dimasukan kepenjara.
Kunci semua ini adalah Maria yang sedang koma. Dia mengetahui kejadian yang
sebenarnya. Maria tersadar ketika Fahri telah menyatakan cinta kepadanya,
sebelumnya Fahri tidak mau melakukannya tetapi, Aisha sang istri mengizinkannya
kemudian Fahri akhirnya menikahi Maria, Maria pun akhirnya tersadar.
Pada
saat sidang keputusan Maria hadir dan menceritakan kejadian yang sebenarnya.
Fahri terbukti tidak bersalah dan bebas dari penjara. Tiba-tiba Maria Pingsan
dan dilarikan ke rumah sakit. Setelah sadar ia meminta kepada fahri untuk
mengajarinya wudhu dan membantunya untuk melafalkan dua kalimat syahadat. Tak
lama kemudian Maria meninggal dunia.
Ø Kelebihan
dan kekurangan buku :
§ Kelebihan
:
1. Novel
berisi kehidupan yang kental akan kehidupan islami. Seperti yang dilakukan Fahri yaitu pergi ke Subra El-kaima untuk
talaqqi pada Syaikh Utsman Abdul Fattah.
2. Memotivasi
orang yang membacanya.
3. Terdapat
kosa kata yang menggunakan bahasa arab dan ada terjemahannya. Seperti kata “syukran” yang artinya terimakasih.
4. Mengajarkan
untuk lebih memahami islam, kehidupan dan juga cinta
5. Kemasan
buku yang sangat baik karena terdapat berbagai komentar yang berisi pujian dari
orang-orang yang sudah mmbaca novel ayat-ayat cinta tersebut.
§ Kekurangan
:
1. Seorang
pria yang bernama fahri merupakan pria yang hampir sempurna
2. Maria
yang telah lama koma langsung sadar setelah dinikahi Fahri
Ø Rekomendasi:
1. Novel ini
sangat memotivasi pembaca bahwasannya kita sebagai seorang pelajar /mahasiswa
harus bisa membagi waktu dengan baik mana waktu untuk belajar dan beribadah.
2. Bahasanya
mudah dipahami sehingga pembaca dapat memahami alur cerita dengan baik.
3. Perbanyak
novel-novel yang bertemakan religi.
4. Novel ini
mengajarkan kita untuk teliti dalam memilih pasangan hidup.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar