Senin, 14 Januari 2019

Resensi Bulan Terbelah di Langit Amerika


Antara Amerika Dan Islam
Oleh : Ulfa - XII IPS 1 - 32

Image result for novel bulan terbelah di langit amerika

Judul Buku      : Bulan Terbelah di Langit Amerika
Pengarang       : Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra
Penerbit           : PT Gramedia Pustaka Utama
Terbit               : Juli 2014 (cetakan 2)
Tebal               : 344 dan xi halaman

            Dunia tanpa Islam adalah dunia tanpa kedamaian. Islam tanpa amalan adalah kehampaan. Amalan tanpa iman adalah kegelapan. Bukankah Muhammad tidak pernah mengajari kalian untuk memerangi orang karena berbeda agama? Bukankah Yesus tidak pernah mengucap tentang Perang Suci? Seingatku, Musa juga tak pernah mengajakmu membunuh orang-orang Firaun.
            Begitulah Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra berusaha menyingkap sejarah antara Amerika dan Islam dalam tragedi 11 September 2001 yang mengguncang kemanusiaan. Meskipun sejarah itu telah berlalu, namun membacanya seakan terjadi kembali bagaimana peristiwa saat itu.
Sebelumnya, Hanum dan Rangga mendapat kiriman email video seorang gadis berjudul “Do you know my dad?”, Hanum, jurnalis yang bekerja di sebuah kantor berita Wina, diberi tugas untuk menulis artikel provokatif berjudul “Apakah dunia lebih baik tanpa Islam?”. Untuk menjawabnya, Hanum harus bertemu dengan korban tragedi 911 di New York: Azima Hussein, seorang mualaf yang bekerja di sebuah museum, dan anaknya , Sarah Hussein. Pada saat bersamaan, Rangga  suaminya, juga ditugasi oleh Profesornya untuk mewawancarai seorang milyuner dan filantrop Amerika Phillipus Brown, demi melengkapi persyaratan S3 nya. Brown dikenal tidak mudah berbicara dengan media. Rangga diminta untuk menemui Stefan  dan kekasihnya Jasmine  yang berada di New York yang telah mengatur pertemuan eksklusif dengan Brown. Tugas mereka berantakan ketika sebuah demosntrasi besar berakhir ricuh dan membahayakan keselamatan mereka.
Kisah dalam buku ini baik dibaca oleh kalangan muda akan membentuk karakter patriotisme dan kuat iman. Sebab dalam buku ini membuka pikiran manusia dunia bahwa Peristiwa 11 September itu terjadi karena teroris dan yang pasti mereka ingin mengadudomba Islam sehingga setiap orang Amerika membenci setiap yang berbau “Islam”.
Yang semua tersebut merupakan buku fiksi yang diambil dari kisah nyata dengan tokoh-tokoh yang jelas bersangkutan akan tragedy tersebut. Berlatar belakang Islam, Hanum dan Rangga hidup di tengah-tengah Negara  mayoritas non Islam. Sikap toleran yang tinggi dalam menghadapi masyarakat. Hingga bertemu seorang mualaf yang ditinggal mati suaminya dalam tragedi tersebut, diiringi kebencian ibunya pada Islam sehingga ia harus melepas jilbabnya ditengah-tengah warga Amerika begitu memprihatinkannya dunia mencaci Islam.
Dilengkapi peta kota pada setiap babnya membuat pembaca seakan akan berada di Amerika dengan tempat dan gedung-gedung di sana. Kover serta judul menarik dan kisah yang akan membuat pembaca ingin membaca habis buku tersebut. Dibelakang buku juga terdapat tulisan pendapat dari penulis serta beberapa pembaca mengenai kisahnya di Amerika.
Hanya saja buku ini berkisah antara Hanum dan Rangga yang dipisahkan, sehingga membuat pembaca harus mengingat kisah sebelumnya. Juga banyaknya kata-kata asing sehingga sulit dimengerti bagi pemula.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar