HASIL ANALISIS
TUGAS SOSIOLOGI TENTANG HUBUNGAN ANTAR
KELOMPOK DALAM MASYARAKAT
Oleh : Ulfatul Khoolidah - XII IPS 1 - 34
Kelompok masyarakat Desa Majapura RT. 03⁄05
atau (yang disebut “kelompok 1”) dengan masyarakat RT. 02⁄06 (yang disebut
“kelompok 2”) mempunyai hubungan antar kelompok yang kuat dengan karakteristik
masing-masing kelompok yang berbeda. Ditinjau dari dimensi atau sudut pandang
sejarah, masyarakat pada kelompok 1 mempunyai jumlah penduduk tua lebih banyak
dari penduduk muda. Sedangkan pada kelompok 2 berkebalikannya. Sehingga dapat
terlihat jelas adanya sifat yang berbeda antar kelompok tersebut.
Dalam kelompok 1 terdapat adanya
stratifikasi usia, dimana orang yang lebih tua mempunyai kedudukan yang lebih
tinggi; segala pemikiran bertumpu padanya; adanya kekuasaan dan prestise
menjadi sebuah hak yang istimewa. Selain itu, terdapat stratifikasi jenis
kelamin dimana dalam kelompok pergaulannya saling terpisah antara laki-laki dan
perempuan. Keduanya masih terjadi hingga sekarang.
Tidak hanya itu, dalam dimensi sikap
terlihat adanya stereotype dan prasangka. Selalu berprasangka ketika ada
anggota kelompoknya atau masyarakatnya yang perilakunya dirasa tidak sesuai
dengan mereka; dan adanya anggota baru yang masuk ke dalam kelompoknya. Sebagai
contoh ketika ada sebuah keluarga jauh berpindah menempati tanah di Majapura,
RT, 03⁄05 akan banyak prasangka jika sikap dan perilaku keluarga tersebut
dirasa tidak sesuai sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk beradaptasi.
Dalam dimensi perilaku, jika ada hal yang
tidak sesuai maka mereka akan memberikan jarak sosial yang tampak seperti
pengucilan pada keluarganya. Hak istimewa di dalam kekuasaan dan prestise memunculkan
perilaku diskriminasi dimana adanya strata yang dirasa tertinggi dan
berpangkat.
Berbanding terbalik ketika dalam kelompok
2. Di stratifikasi usia, pemuda yang mendominasi. Sehingga tercipta keterikatan
yang kuat, saling menghargai dan menghormati, segala pemikiran untuk kebaikan
bersama, tidak terlalu mementingkan kekuasaan. Untuk stratifikasi jenis kelamin
pun ada, tetapi tidak menonjol karena pada dasarnya mereka saling bercampur
untuk hasil bersama.
Dimensi sikap pada kelompok 2 terutama
mengenai prasangka masih ada namun hanya terbatas di kalangan orang tua. Ketika
ada anggota baru yang masuk di kelompoknya mereka menerima dengan toleransi
bahkan mengenalkan identitas kelompoknya kepada anggota atau keluarga yang baru
menempati ke wilayah Majapura RT. 02⁄06.
Pada dimensi perilaku, mengenai hal yang
tidak sesuai maka mereka akan memberikan jarak sosial sebatas pada individu
yang dituju sekali lagi pun terbatas pada kalangan orang tua. Hak istimewa dan
prestise tidak dirasa penting dalam kelompok ini.
Pola hubungan yang terjadi diantara kedua
kelompok tersebut adalah akulturasi. Dimana mereka bersatu dalam Donatur Masjid
Baitul Muttaqien, satu kawasan Nadhatul Ulama, hingga kebiasaan membersihkan
kuburan sebelum datangnya bulan Ramadhan. Terakhir, pola hubungannya yaitu
integrasi. Dimana mereka saling hidup berdampingan, timbale balik dengan
memberikan toleransi kepada sesame meskipun berbeda. Contohnya ketika acara
malam memperingati hari kemerdekaan. Di kelompok 1 melakukan syukuran dengan
tahlil dan makan bersama dengan setiap anggota keluarga hadir. Sedangkan pada
kelompok 2 merayakan dengan membuat panggung, acara perlombaan, dan door prise
yang juga dihadiri oleh setiap anggota keluarga hingga tengah malam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar