Senin, 14 Januari 2019

Contoh Pidato Bahasa Indonesia


Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillahhirabbil‘alamin. Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita semua kenikmatan, sehingga pada pagi hari ini kita dapat berkumpul dalam acara ini tanpa suatu kekurangan apapun. Shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan Nabi Agung Muhammad SAW yang selalu kita nanti-nantikan syafa’atnya di Yaumil Kiyamah nanti, Allahhumma Amiin.
            Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kepala Madrasah Aliyah Negeri Al-Khoirot yang telah memberikan izin kepada kami untuk berbagi kesuksesan dalam acara ini, Bapak/Ibu Guru, serta siswa siswi kelas X Madrasah Tsanawiyah Negeri Bobotsari yang saya banggakan. Tidak lupa kepada pengurus OSIS yang telah membantu terlaksananya kegiatan dengan baik.
            Belajar. Sebenarnya apa makna dari belajar yang selalu kita lakukan? Belajar adalah perubahan yang relative permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat. Bagaimana Albert Einstein dan Thomas Alpha Edison berpikir dan berusaha? Begini caranya. Pertama, lihatlah persoalan dari berbagai cara. “Banyak jalan menuju Roma” Seperti itulah kalian harus memandang semua persoalan. Kedua, pergunakan visualisasi dan metafora. Maksudnya, kalian bisa mengimajinasikan setiap soal ke dalam gambar atau pengalaman yang mungkin pernah kalian alami. Ke tiga, jangan pernah berhenti. Jangan pernah berhenti lalu meninggalkan soal jika kamu sedang dalam kesulitan. Coba cari di mana letak kesalahanmu dengan mengurutkan kembali tahap pengerjaannya. Yang keempat, buatlah kombinasi-kombinasi baru. Gabungkan beberapa ide baru, bayangkan dalam pikiranmu beberapa kombinasi yang berbeda, tidak peduli apakah itu aneh atau tidak. Seperti Gregor Mandel yang mengkombinasikan matematika dan biologi untuk menciptakan ilmu pengetahuan baru yaitu genetika.
Banyak cara untuk membuat kegiatan belajar menjadi sesuatu yang menyenangkan seperti bermain game, dengan menyesuaikan gaya belajar kalian. Pertama, yaitu belajar dengan menggunakan musik. Ada banyak temanmu yang menghapal pelajaran dengan mengingat notasi atau melodi musik yang ia sukai. Yang kedua yaitu menghafal sambil teriak-teriak dalam kamar atau membuat daftar kata-kata dalam potongan kertas-kertas kecil. Cara lainnya yaitu belajar dengan gambar. Buatlah gambar yang bisa menggambarkan pelajaran yang bisa kamu pelajari. Selain itu, belajar dengan bergerak dapat dilakukan dengan membaca atau mengulang pelajaran sambil olahraga, merekam pelajaran dalam tape recorder lalu mendengarkannya sambil lari pagi di hari minggu. Belajar sambil bersosialisasi, misalnya mendengar berita aplikasi gadget terbaru dari teman. Kemudian kamu langsung searching di internet dan mempraktekkannya langsung. Dengan cara ini kamu akan cepat mengerti dan mengingatnya dengan mudah. Gaya belajar yang terakhir yaitu belajar dengan menyendiri dan menyepi. Tidak bisa belajar dalam keramaian atau bising. Biasanya kamar pribadi adalah tempat yang cocok dengan gaya belajar seperti ini.
            Cara belajar yang baik yaitu pertama buatlah jadwal belajar dengan membagi waktu untuk belajar, sesuaikan jadwal belajar dan cara belajar dengan gaya belajar yang kamu sukai. Kedua, buatlah jadwal belajar pribadi dengan memisahkan rincian kegiatan atau memprioritaskan mana yang harus dikerjakan mana yang bisa ditunda pengerjaannya atau dikerjakan oleh orang lain. Ketiga, beri waktu yang cukup untuk tidur, makan, dan kegiatan liburan. Para pelajar biasanya juga tidak lepas dari kondisi stress. Gejala stress muncul saat seseorang sangat kelelahan, hilangnya nafsu makan atau justru nafsu makan meningkat, sulit tidur atau suka tidur berlebihan. Namun setiap orang mempunyai manajemen stress atau kemampuan untuk mengendalikan diri ketika situasi menuntut perhatian yang berlebihan yang berbeda beda. Lalu bagaimana cara mengatasi stress? Pertama, perhatikan lingkungan di sekitarmu apa yang terjadi, telitilah adakah sesuatu yang dapat dilakukan untuk mengubah atau mengendalikannya. Kedua, jangan mempermasalahkan hal-hal yang sepele. Cobalah untuk tidak panik, jangan terlalu mendramatisasi masalah yang sudah ada. Ketiga, hindari reaksi yang berlebihan. Cobalah untuk tidak terlalu emosional menanggapi suatu masalah. Keempat, lakukan berbagai kegiatan fisik seperti jogging, bermain tenis dan berkebun. Terakhir, berusahalah untuk berpikir positif. Maksudnya, yakinlah bahwa segala masalah pasti ada jalan keluarnya.
            Ingatlah bahwa sesungguhnya masa depan bangsa ini ada di tangan kalian. Orangtua akan selalu berbangga hati melihat kalian tumbuh dengan baik. Tidak ada kata gagal dalam belajar apalagi terlambat. Jadi, mulailah sesuatu yang baik dari diri kalian  dan sesuatu yang mudah untuk kalian lakukan dengan giat belajar. Demikian yang dapat saya sampaikan. Kurang lebihnya saya mohon maaf. Semoga bermanfaat.
            Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar