Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Alhamdulillahhirabbil‘alamin.
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan kita semua kenikmatan,
sehingga pada pagi hari ini kita dapat berkumpul dalam acara ini tanpa suatu
kekurangan apapun. Shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan
Nabi Agung Muhammad SAW yang selalu kita nanti-nantikan syafa’atnya di Yaumil
Kiyamah nanti, Allahhumma Amiin.
Saya
mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kepala Madrasah Aliyah Negeri Al-Khoirot yang
telah memberikan izin kepada kami untuk berbagi kesuksesan dalam acara ini,
Bapak/Ibu Guru, serta siswa siswi kelas X Madrasah Tsanawiyah Negeri Bobotsari
yang saya banggakan. Tidak lupa kepada pengurus OSIS yang telah membantu
terlaksananya kegiatan dengan baik.
Belajar. Sebenarnya apa
makna dari belajar yang selalu kita lakukan? Belajar adalah perubahan yang
relative permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari
pengalaman atau latihan yang diperkuat. Bagaimana Albert Einstein dan Thomas
Alpha Edison berpikir dan berusaha? Begini caranya. Pertama, lihatlah persoalan
dari berbagai cara. “Banyak jalan menuju Roma” Seperti itulah kalian harus
memandang semua persoalan. Kedua, pergunakan visualisasi dan metafora. Maksudnya,
kalian bisa mengimajinasikan setiap soal ke dalam gambar atau pengalaman yang
mungkin pernah kalian alami. Ke tiga, jangan pernah berhenti. Jangan pernah
berhenti lalu meninggalkan soal jika kamu sedang dalam kesulitan. Coba cari di
mana letak kesalahanmu dengan mengurutkan kembali tahap pengerjaannya. Yang keempat,
buatlah kombinasi-kombinasi baru. Gabungkan beberapa ide baru, bayangkan dalam
pikiranmu beberapa kombinasi yang berbeda, tidak peduli apakah itu aneh atau
tidak. Seperti Gregor Mandel yang mengkombinasikan matematika dan biologi untuk
menciptakan ilmu pengetahuan baru yaitu genetika.
Banyak cara untuk membuat kegiatan belajar
menjadi sesuatu yang menyenangkan seperti bermain game, dengan menyesuaikan
gaya belajar kalian. Pertama, yaitu belajar dengan menggunakan musik. Ada
banyak temanmu yang menghapal pelajaran dengan mengingat notasi atau melodi musik
yang ia sukai. Yang kedua yaitu menghafal sambil teriak-teriak dalam kamar atau
membuat daftar kata-kata dalam potongan kertas-kertas kecil. Cara lainnya yaitu
belajar dengan gambar. Buatlah gambar yang bisa menggambarkan pelajaran yang
bisa kamu pelajari. Selain itu, belajar dengan bergerak dapat dilakukan dengan
membaca atau mengulang pelajaran sambil olahraga, merekam pelajaran dalam tape
recorder lalu mendengarkannya sambil lari pagi di hari minggu. Belajar sambil
bersosialisasi, misalnya mendengar berita aplikasi gadget terbaru dari teman.
Kemudian kamu langsung searching di internet dan mempraktekkannya langsung.
Dengan cara ini kamu akan cepat mengerti dan mengingatnya dengan mudah. Gaya
belajar yang terakhir yaitu belajar dengan menyendiri dan menyepi. Tidak bisa
belajar dalam keramaian atau bising. Biasanya kamar pribadi adalah tempat yang
cocok dengan gaya belajar seperti ini.
Cara belajar yang baik
yaitu pertama buatlah jadwal belajar dengan membagi waktu untuk belajar,
sesuaikan jadwal belajar dan cara belajar dengan gaya belajar yang kamu sukai. Kedua,
buatlah jadwal belajar pribadi dengan memisahkan rincian kegiatan atau
memprioritaskan mana yang harus dikerjakan mana yang bisa ditunda pengerjaannya
atau dikerjakan oleh orang lain. Ketiga, beri waktu yang cukup untuk tidur,
makan, dan kegiatan liburan. Para pelajar biasanya juga tidak lepas dari
kondisi stress. Gejala stress muncul saat seseorang sangat kelelahan, hilangnya
nafsu makan atau justru nafsu makan meningkat, sulit tidur atau suka tidur berlebihan.
Namun setiap orang mempunyai manajemen stress atau kemampuan untuk
mengendalikan diri ketika situasi menuntut perhatian yang berlebihan yang
berbeda beda. Lalu bagaimana cara mengatasi stress? Pertama, perhatikan
lingkungan di sekitarmu apa yang terjadi, telitilah adakah sesuatu yang dapat
dilakukan untuk mengubah atau mengendalikannya. Kedua, jangan mempermasalahkan
hal-hal yang sepele. Cobalah untuk tidak panik, jangan terlalu mendramatisasi
masalah yang sudah ada. Ketiga, hindari reaksi yang berlebihan. Cobalah untuk
tidak terlalu emosional menanggapi suatu masalah. Keempat, lakukan berbagai
kegiatan fisik seperti jogging, bermain tenis dan berkebun. Terakhir,
berusahalah untuk berpikir positif. Maksudnya, yakinlah bahwa segala masalah
pasti ada jalan keluarnya.
Ingatlah bahwa
sesungguhnya masa depan bangsa ini ada di tangan kalian. Orangtua akan selalu
berbangga hati melihat kalian tumbuh dengan baik. Tidak ada kata gagal dalam
belajar apalagi terlambat. Jadi, mulailah sesuatu yang baik dari diri
kalian dan sesuatu yang mudah untuk
kalian lakukan dengan giat belajar. Demikian yang dapat saya sampaikan. Kurang
lebihnya saya mohon maaf. Semoga bermanfaat.
Wassalamu’alaikum Wr.
Wb.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar